Dari pekarangan rumah yang ditanami dengan berbagai jenis sayuran itu, Suyono menceritakan mampu mengantongi gocek per hari minimal Rp300.000.
, Ia berhasil mendapatkan beberapa penghargaan bahkan dari Presiden RI Joko Widodo sebagai juara Nasional pemuda pelopor.
Pemuda asal Pinrang, Sulawesi Selatan ini memulai bisnis di bidang pertanian setelah mengikuti Program Magang Jepang yang difasilitasi Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2012
Dengan penerapan pertanian organik terpadu Gesti mengaku sudah mengantongi omset mencapai Rp232 juta per tahun.
Kebijakan terbaru penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di masa darurat virus corona (Covid-19), dinilai menguntungkan staf khusus (stafsus) milenial Presiden RI Joko Widodo.
SOM yang digagasnya sudah memasarkan 50 jenis sayuran organik kesejumlah daerah di pulau Jawa hingga Kalimantan.
Selain itu, dalam hal finansial orang yang fokus dalam bidang pertanian bisa memiliki penghasilan yang lebih baik dari profesi lainnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total petani saat ini sekitar 33,4 juta orang. Peni yang umurnya masih muda hanya sekitar 2,7 juta atau sekitar 8%. "Jadi sisanya lebih dari 90% itu masuk kategori petani kolonial atau petani yang sudah tua," jelas Dedi.
Bagi Mas Tyo, omzet sebesar itu belum seberapa dibandingkan kepuasan batin apabila saat memberikan pendampingan, pelatihan dan bimbingan.
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo selalu menyampaikan bahwa salah satu program utama pembangunan pertanian yakni terwujudnya 2,5 juta petani pengusaha milenial.