Baru-baru ini, militer telah berperang melawan kelompok bersenjata lain, Angkatan Darat Arakan, yang menarik sebagian besar anggota baru dari populasi etnis Rakhine.
Tindakan brutal militer pada tahun 2017 memaksa sekitar 740.000 Rohingya di negara bagian Rakhine melintasi perbatasan ke Bangladesh.
Hal ini makin membuat khawatir saat ditemukan materi dalam buku pelajaran yang dilaporkan mengajarkan siswa kelas empat untuk membenci orang-orang berdarah campuran.
Haque menuduh Myanmar hanay mengumbar "janji kosong dan berbagai pendekatan penghalang" selama negosiasi pengembalian.
April lalu, Duterte juga menyebut tindakan keras militer terhadap komunitas Rohingya di Negara Bagian Rakhine Myanmar sebagai genosida.
Di Myanmar, sebagian besar Rohingya tidak memiliki identitas hukum atau kewarganegaraan dan di Bangladesh
Jenderal yang menjalankan kampanye genosida harus menjadi paria internasional, kata Gregory Stanton
Pelapor khusus PBB untuk Myanmar menekankan bahwa situasi hak asasi manusia di Rakhine terus memburuk.
Keputusan itu tak lama setelah menuai kritikan k karena dianggap tak mencegah penyebaran konten yang penuh kekerasan dan kebencian saat ekskalasi konflik di Myanmar meningkat.
FRC mengatakan, konferensi dua hari itu akan dihadiri para cendekiawan terkenal dunia, utusan PBB, aktivis dan pengungsi, akan menyerukan akuntabilitas dan perlindungan bagi minoritas nasional di Burma, juga dikenal sebagai Myanmar.