Amerika Serikat (AS) tidak mungkin mencapai kesepakatan dengan Iran untuk menyelamatkan perjanjian nuklir 2015, kecuali jika Teheran membebaskan empat warga AS yang menurut Washington disandera.
Sebuah pertemuan politbiro kuat dari partai yang berkuasa di Korea Utara (Korut), yang dipimpin oleh pemimpin Kim Jong Un, sepakat mempertimbangkan untuk melanjutkan uji coba nuklir dan rudal balistik antarbenua (ICBM).
Dalam waktu kurang dari dua minggu, Korea Utara yang bersenjata nuklir telah melakukan tiga uji coba rudal lainnya, serangkaian peluncuran yang luar biasa cepat.
Panel ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memantau sanksi terhadap Korea Utara menuduh Pyongyang menggunakan dana curian untuk mendukung program nuklir dan rudal balistiknya guna menghindari sanksi.
Dalam pernyataan bersama yang jarang mengesampingkan meningkatnya ketegangan Barat-Timur, AS, China, Rusia, Inggris dan Prancis menegaskan kembali tujuan mereka untuk menciptakan dunia yang bebas dari senjata atom dan menghindari konflik nuklir.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah tinjauan terbaru dari Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), yang pertama kali berlaku pada tahun 1970 ditunda dari tanggal yang dijadwalkan 4 Januari hingga akhir tahun karena COVID- 19 pandemi.
Badan Energi Atom Jepang (JAEA) dan Mitsubishi Heavy Industries Ltd, akan bekerja sama dengan Amerika Serikat dan perusahaan ventura Bill Gates untuk membangun reaktor nuklir berteknologi tinggi di Wyoming.
Pertemuan itu bertepatan dengan peringatan 10 tahun Kim secara efektif mengambil alih kepemimpinan negara setelah kematian ayahnya pada 2011.
Putra mahkota Arab Saudi mengatakan kepada pertemuan tahunan para pemimpin Teluk sebelum komunike terakhir dikeluarkan bahwa program nuklir dan rudal musuh lama Iran harus ditangani dengan serius dan efektif.