Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan, pasca pelantikan Ketua MPR dan para Wakil Ketua MPR periode 2019-2024 tanggal 3 Oktober 2019 lalu
Sebanyak 30 ribu personel gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan disiagakan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, pada 20 Oktober mendatang.
Meski surat pemberitahuan aksi belum sampai ke Polda Metro Jaya, Polisi tetap menyiapkan antisipasi untuk kawal aksi.
Peningkatkan pengamanan dirinya, kata Jokowi, dikaitkan dengan terjadinya penikaman terhadap Menteri Wiranto beberapa hari lalu
Ketum DPP BKPRMI juga mengintruksikan kepada seluruh kader BKPRMI/Pemuda Masjid di seluruh Indonesia untuk ikut membantu TNI dan Polri mengamankan pelantikan Presiden
Pimpinan MPR memastikan insiden penyerangan terhadap MenkoPolhukam Wiranto tidak akan mengganggu pelantikan Jokowi-Ma`ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.
Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang, jajaran Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI mendampingi Pimpinan DPR RI melakukan tinjauan on the spot di sejumlah titik di Kompleks Parlemen.
Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Polda Mtero Jaya sebar intel untuk pengamanan.
MPR memutuskan pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 resmi diundur. Pelantikan presiden dan wakil presiden yang sebelumnya dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB, menjadi pukul 14.00 WIB, Minggu (20/10).
Selain membahas pembagian tugas MPR, Seluruh Pimpinan MPR juga membahas soal pengunduran waktu pelantikan presiden terpilih 2019 - 2024.