Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memiliki terobosan dalam memasifkan budidaya padi di semua daerah dan tak membiarkan lahan pertanian tak tertanami.
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo pada saat peringatan Krida Pertanian ke-48 mengatakan, data valid sebagai salah satu poin modernisasi pertanian.
Menteri Pertnaian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mampu menjaga ketahanan pangan selama Bukan Puasa, Lebaran dan Penyebaran wabah pandemi covid-19.
Mentan juga meminta seluruh jajarannya untuk tetap fokus dalam memenuhi 11 kebutuhan bahan pokok bagi rakyat Indonesia.
PLK dan pendampingan ini diharapkan mampu membuat perubahan wajah BPP menjadi lebih baik, seperti yang diserukan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dalam Program Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani).
Total bantuan yang terkumpul sebanyak 12.779 paket, senilai Rp2.685 miliar diserahkan langsung secara simbolis Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo di Ruang AWR Kementan, Jumat (17/4).
Menteri Pertanian (Mentan) Sahrul Yasin Limpo tetap optimistisbahwa komoditas pertanian Indonesia bisa tetap stabil.
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo selalu menyampaikan bahwa salah satu program utama pembangunan pertanian yakni terwujudnya 2,5 juta petani pengusaha milenial.
Konstraling hanya sebagai penanggung jawab dan penyangga di bidang pangan. Mengingat agenda tahun ini Mentan merencanakan akan mengekspor beras ke berbagai negara.
Ia bahkan berjanji siap menjadi penjamin agar para petani dan peternak khususnya di Lampung bisa memperoleh dana KUR dengan total Rp 1 Triliun