Octavian memberikan pencerahan atas peran penting Indonesia selama ini dalam meredam eskalasi konflik di Laut Cina Selatan.
Di forum berskala internasional tersebut, I Wayan mendapatkan kehormatan untuk menyampaikan gagasan baru terkait kemajuan bersama.
Octavian menyampaikan bahwa pertemuan EUDAM yang digelarnya bermaksud untuk meninindak lanjuti kunjungan Presiden Joko Widodo ke Brussels pada tanggal 21 April 2016.
Seperti diketahui, penelitian bertujuan untuk mengevaluasi legalitas penggunaan infrastruktur maritim dasar laut.
Kerjasama maritim antara Indonesia dan India dapat ditingkatkan sesuai visi dan kebijakan Poros Maritim Dunia dan Act East India’s Policy
Perempuan yang biasa dipanggil mbak Nuning itu mengatakan melalui seminar tersebut Unhan telah mewujudkan salah satu program
Universitas Pertahanan (Unhan) menyelenggarakan seminar bertaraf internasional pada tanggal 12-13 Juli 2017 di kampus Bela Negara, Sentul, Jawa Barat.
Menurutnya, upaya kerjasama ASEAN-Uni Eropa di bidang Hankam dapat dimaknai sebagai kontribusi positif untuk mempertahankan stabilitas keamanan di kawasan Asia Pasifik.
Kerjasama kesepuluh negara anggota ASEAN menghadapi Rudal Korea Utara (Korut) dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan di kawasan Indo-Asia Pasifik