Dalam langkah yang tidak biasa, pernyataan Rabu malam dari Armada ke-5 Angkatan Laut Bahrain yang berbasis di Bahrain menyalahkan Iran karena mengirim senjata.
UEA bersama dengan Bahrain, Sudan dan Maroko bergerak menuju hubungan normal dengan Israel di bawah inisiatif yang disponsori Amerika Serikat (AS) yang dijuluki "Kesepakatan Abraham" mengacu pada patriark alkitabiah yang dihormati oleh orang Yahudi, Kristen, dan Muslim.
Siapapun yang mencurigai atau mengetahui praktek kerja kotor tersebut, harus segera melaporkannya kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bahrain di Manama sebagai wujud kecintaan dan kepedulian terhadap sesama WNI.
Kedua negara juga telah membuat MOU pembebasan visa resiprokal bagi pemegang paspor diplomatik, paspor dinas dan paspor khusus yang rencananya diberlakukan Awal Desember 2021.
Arab Saudi mengusir utusan Lebanon dan melarang semua impor Lebanon pada hari Jumat, dan Bahrain dan Kuwait mengikutinya. UEA juga menarik diplomatnya dari Beirut, dan melarang warganya bepergian ke Lebanon.
B-1B Lancer melewati Teluk Arab, selat Bab Al-Mandeb, Terusan Suez, Teluk Oman, dan Selat Hormuz. Itu juga disertai dengan pesawat militer dari Mesir, Bahrain dan Israel.
Bahrain dan Uni Emirat Arab menormalkan hubungan dengan Israel tahun lalu dalam kesepakatan yang ditengahi Amerika Serikat (AS) yang dikenal sebagai Kesepakatan Abraham. Sudan dan Maroko mengikutinya.
kedutaan tersebut terletak di lantai 29 Bahrain World Trade Center. Upacara tersebut dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif Al Zayani
Pemerintah menargetkan tujuh orang, warga negara Qatar, Bahrain dan Arab Saudi, serta warga negara Palestina dan sebuah perusahaan real estate yang katanya menyalurkan jutaan dolar ke Hizbullah dan lembaga-lembaga yang terkait dengan kelompok tersebut.
Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan Lapid, yang telah diundang oleh mitranya dari Bahrain, akan meresmikan kedutaan Israel di Manama pada hari Kamis dan diharapkan untuk menandatangani daftar perjanjian bilateral.