Nama Achmad Soebardjo mungkin tidak setenar Soekarno atau Hatta di buku sejarah sekolah, namun kontribusinya terhadap kemerdekaan dan diplomasi Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia adalah diplomat ulung, perumus kemerdekaan, dan Menteri Luar Negeri pertama Republik Indonesia.
Di era podcast dan audiobook seperti sekarang, pertanyaan seperti ini mulai sering muncul: Apakah membaca masih relevan? Jika semua informasi bisa didengar sambil beraktivitas, untuk apa repot-repot membuka buku?
Menurut Dr. Marc Milstein, peneliti otak dan penulis buku The Age-Proof Brain, usia otak tidak selalu sejajar dengan usia biologis. Kabar baiknya, otak yang muda dan tajam bukan sekadar anugerah genetik—ada kebiasaan harian yang bisa Anda lakukan untuk mencapainya.
Menurut Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, saat ini diketahui terdapat 34,6 juta pasangan suami istri namun tidak memiliki buku nikah.
Total pengapalan LNG mencapai 67,63 kargo standar, dengan volume produksi LNG sebesar 193.608.300 MMBTU atau setara 3.710.619 ton.
Buku Fikih Kota Global, bukan hanya kumpulan fatwa, tetapi panduan etis dan spiritual yang menjawab tantangan umat Islam hidup di kota modern
Prof Connie luncurkan sebuah buku dengan membuka kesadaran untuk Indonesia.
Ketiganya berasal dari genre berbeda—fantasi, biografi, dan romansa—namun memiliki satu kesamaan: daya tarik yang tak terbantahkan.
Berikut adalah beberapa negara yang pernah menulis ulang sejarah mereka – sebagian besar demi membentuk identitas nasional, menutupi luka masa lalu, atau mempertahankan kekuasaan.