Gencatan senjata memberi waktu pasukan pimpinan Kurdi lima hari untuk menarik diri dari apa yang disebut zona aman yang ingin dibangun Ankara di dalam wilayah Suriah.
Permintaan itu akan menjadi puncak pembicaraan Erdogan minggu depan dengan sekutu Suriah, Presiden Rusia Vladimir Putin.
Turki pada Kamis sepakat untuk menangguhkan ofensif selama lima hari di Suriah utara sementara pejuang Kurdi menarik diri dari daerah itu.
Segala upaya harus diarahkan untuk mengakhiri Operasi Musim Semi Perdamaian dan penarikan semua pasukan ilegal, termasuk tentara Turki dan AS dari wilayah Suriah.
Sekitar 46 wanita dan anak-anak Australia yang melarikan diri dari wilayah yang dikuasai ISIS dan tertahan di kamp pengungsi al-Hawl di Suriah utara
AS dan Turki mencapai kesepakatan Kamis untuk gencatan senjata dalam serangan mematikan Turki terhadap pejuang Kurdi di Suriah utara.
Turki ingin menciptakan zona penyangga sedalam 30 kilometer (20 mil) di sisi perbatasan Suriah.
Sebagian besar orang terlantar mengungsi ke daerah yang lebih aman, ada yang tidur di kebun dan lainnya tidur di sekolah yang sudah diubah menjadi tempat penampungan darurat.
Assad mengatakan, Suriah sudah sering menyerang proksi dan teroris yang didukung Turki di lebih dari satu tempat.
Kurdi telah dibayar untuk berperang bersama AS yang diduga melawan militan Islamic State Iraq and Syria (ISIS/Daesh) di Suriah.