Kepada wartawan, Nurdin mengaku bahwa uang yang disita penyidik KPK merupakan uang bantuan untuk pembangunan Masjid
Penggeledahan dilakukan di empat lokasi di Sulawesi Selatan
Barang bukti tersebut diamankan usai menggeledah dua lokasi.
Tim penyidik akan mendalami sumber dan aliran uang haram Nurdin.
Salah satu lokasi yang digeledah yaitu rumah pribadi Tersangka Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.
Hal itu diungkapkan Ketua KPK, Firli Bahuri dalam konferensi pers.
KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya.
Tim penindakan KPK awalnya datang ke Rumah Jabatan Gubernur sekitar pukul 01.00 WITA.
Hal itu disampaikan Nurdin saat tiba di Markas Antirasuah, Jakarta.
Nurdin dapat dikatakan sebagai juragan tanah lantaran harta yang dilaporkannya kepada KPK didominasi tanah dan bangunan.