Operasi yang disebut pengecut dilakukan di bawah arahan langsung Presiden AS Donald Trump dan Departemen Pertahanan AS bertanggung jawab penuh atas pembunuhan itu.
Militer AS melakukan pembunuhan yang ditargetkan di tanah negara lain, di dalam bandara sipil dan terhadap tamu resmi negara tuan rumah.
Lebih dari 30 anggota layanan AS menderita cedera otak traumatis (TBI) setelah Iran menyerang pangkalan udara Ain al-Assad dalam menanggapi pembunuhan Mayor Jenderal Qassem Soleimani.
Callamard, pelapor khusus untuk pembunuhan di luar pengadilan, dan Kaye, pelapor khusus untuk kebebasan berekspresi, mengatakan mereka sangat prihatin.
Stoltenberg sudah mengejek opini publik dunia dengan membenarkan pembunuhan seorang pejabat tinggi militer Iran yang diundang oleh pemerintah sah Irak.
Platform Amerika Serikat (AS) tersebut diketahui menghapus foto dan video para pengguna yang bereaksi terhadap pembunuhan AS terhadap ikon perjuangan anti terorisme Iran, Letnan Jenderal Qassem Soleimani.
Zarif selanjutnya mengecam Presiden AS, Donald Trump karena mengancam menyerang 52 situs dan kebudaya Iran, jika Teheran membalas pembunuhan Jenderal Soleimani.
Bahr Aluloom mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk serangan udara dan pembunuhan yang dilakukan oleh AS, yang kini membuat tensi di Teluk semakin memanas.
Keputusan itu menyusul pembunuhan komandan militer Iran Qassem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di ibukota Irak, Baghdad pada Jumat pekan lalu.
Gertakan Trump itu disampaikan di akun Twitternya pada Senin (6/1), beberapa hari setelah memerintahkan secara langsung pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani di ibukota Irak, Baghdad.