Pantauan jurnas.news di lokasi, tampak sejumlah polisi dengan pakaian hitam putih mulai memasuki rumah Firli Bahuri.
Dalam cuitannya, Firli tidak berbicara soal penggeledahan dimaksud. Dia berbicara soal pemeriksaan yang dilakukan penyidik kepolisian pada Selasa (24/10).
Penggeledahan di rumah Firli ini diduga terkait dengan kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Penyitaan dokumen dilakukan penyidik usai pihaknya menerima berkas yang diminta dari KPK pada Senin (23/10) kemarin.
Firli yang seharusnya diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, meminta pemeriksaan dilakukan di markas Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
Firli meminta agar pemeriksaan dirinya sebagai saksi dilakukan di markas Bareskrim, bukan Mapolda Metro Jaya.