Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas sejak 22 April sampai dengan 1 Mei 2022 yang dihitung dari empat gerbang tol (GT) Barrier.
Terhitung H-10 sampai dengan H-1 Hari Raya Idul Fitri 1443 H atau pada periode 22 April-1 Mei 2022, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional mencatat total sebanyak 763.864 kendaraan tinggalkan Jakarta menuju Bandara Soetta atau meningkat 5,49 persen dibanding volume lalu lintas transaksi new normal (November 2021) yaitu 724.138 kendaraan transaksi.
Sebelumnya, Korlantas Polri juga menerapkan contraflow dari KM 47 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 70 atau Gerbang Tol Cikampek Utama (GT Cikatama).
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengatakan persoalan rest area di jalan tol menjadi evaluasi dalam pelaksanaan arus mudik Lebaran Tahun 2022.
Selain itu juga dilakukan rekayasa lalu lintas berupa contra flow di ruas Tol Jagorawi, tepatnya di KM 08+800 hingga KM 17+200.
Saat arus balik nanti, semua kendaraan akan bermuara di Jakarta. Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan arus mudik
Dia menjelaskan, bagi pengguna jalan tol yang hendak melakukan mudik dari arah Bandung menuju arah Jakarta, dapat mengakses Tol Jakarta-Cikampek dengan normal.
Busnya lagi mogok, saya ke belakang jalan begitu saya nengok bus udah jalan, saya baru tahu bus itu jalan duluan, iya saya ketinggalan bus
Dwimawan Heru menjelaskan secara bertahap proses normalisasi kedua jalur di ruas tol arah Semarang tersebut terus dilakukan.
Namun tampaknya pemerintah kurang antisipatif, terbukti panjangnya kemacetan di jalan tol, non tol, hingga akses ke pelabuhan. Hingga H-2 ini pun kemacetan terjadi di mana-mana