Usul memperpanjang jabatan presiden ini berpotensi membuat sirkulasi politik ditanah air memanas, dan bisa membuat ketidak pastian masa depan berbangsa dan bernegara di NKRI.
Airlangga gelar rapat terbatas
“Harapan kita bersama tentunya adalah materi substansi yang telah disepakati dan sudah diputuskan dalam Sidang Pleno ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Bapak Presiden, sehingga dapat segera ditindaklanjuti pelaksanaannya oleh seluruh stakeholders sesuai tugas dan fungsinya masing-masing” (Airlangga Hartarto)
Indikasi (motif Samual) ke sana kayaknya. Saya mengkritisi Ketua Golkar karena kasus itu. Itu dugaan saya. Saya sempat protes keras untuk kebaikan juga.
Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada segenap jajaran Polri yang telah mengawal kebijakan ekonomi sekaligus juga penanganan Covid-19 yang saya yakin akan berbeda apabila kita tidak mendapatkan dukungan yang luar biasa dari Bapak Kapolri dan jajarannya
Perpanjangan (PPKM) dilakukan antara 1-14 Maret luar Jawa-Bali
Sekaligus mempersiapkan generasi muda yang mempunyai karakter kuat, berjiwa Pancasila dan berhati Indonesia, dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ekonomi nasional bergantung pada kemampuan masing-masing daerah untuk menemukan komoditas atau produk yang dapat ditingkatkan nilai tambahnnya.
Namun Airlangga masih terlihat ragu. Ia hanya menjawab akan segera menyampaikan aspirasi tersebut. Langkah itu berbanding terbalik dengan Ketua Umum PKB, yang terang-terangan mengusulkan Pemilu dan Pilpres ditunda.
Oligopoli pasar kedelai dan minyak goreng.