Ketua DPR, Puan Maharani mengimbau pemerintah untuk menganalisa secara cermat terkait wacana relaksasi atau pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah.
Sebaliknya, studi itu mengungkapkan adanya hubungan yang kuat antara berkurangnya penyebaran virus dengan pembatasan pertemuan massal, penutupan sekolah, dan jarak sosial (social distancing).
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai salah satu langkah memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 tidak akan sulit dijalani.
Industri dan jasa Bisnis ke Bisnis (B2B) mulai diperbolehkan beroperasi dengan syarat menerapkan social distancing
Wacana Menko Polhukam Mahfud MD terkait perlunya relaksasi atau pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) harus dikaji secara detail dan mendalam.
Perdana Menteri Jacinda Ardern mengumumkan nol kasus baru virus corona untuk pertama kalinya sejak menerapkan pembatasan kuncian yang ketat pada akhir Maret.
Wakil Ketua MPR RI meminta masyarakat disiplin mematuhi kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di daerah masing-masing.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan pemerintah untuk tidak terburu-buru melakukan relaksasi atau pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Selain melarang mudik, pemerintah juga memberlakukan pembatasan cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama masa pandemi Covid-19.
Penerapan pembatasan sosial hingga pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak boleh memutus atau merusak rantai distribusi bahan kebutuhan pokok.