Pada Rabu, pihak berwenang Korea Selatan dan Jepang mengumumkan telah mendeteksi peluncuran dua rudal balistik dari Korea Utara, hanya beberapa hari setelah uji coba rudal jelajah yang menurut para analis dapat memiliki kemampuan nuklir.
Korea Utara yang bersenjata nuklir telah menembakkan dua rudal balistik tak dikenal dari daerah pedalaman pusatnya ke laut lepas pantai timurnya.
Korea Utara yang bersenjata nuklir telah menembakkan dua rudal balistik tak dikenal dari daerah pedalaman pusatnya ke laut lepas pantai timurnya.
Kesepakatan antara Iran dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) meredakan titik sakit dalam pembicaraan menemui jalan buntu untuk menghidupkan kembali kesepakatan 2015 untuk mengekang program nuklir Iran, yang juga dikenal sebagai JCPOA.
Tes terbaru menyoroti kemajuan yang stabil dalam program senjata Pyongyang di tengah kebuntuan pembicaraan yang bertujuan membongkar program nuklir dan rudal balistik Korea Utara dengan imbalan keringanan sanksi Amerika Serikat (AS).
Grossi tiba di Teheran pada Sabtu (11/9) malam, menjelang pertemuan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional pekan depan. IAEA dan utusan Iran untuk badan tersebut akan bertemu dengan kepala baru Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami.
Ketiga negara telah membahas cara untuk memecahkan kebuntuan dengan Korea Utara mengenai senjata nuklir dan program rudal balistiknya, yang telah menarik sanksi internasional.
Selama pemeriksaannya, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan berkonsultasi dengan para ahli termasuk dari China dan Korea Selatan, yang telah bereaksi dengan marah terhadap rencana pelepasan tersebut.
Pyongyang terus mengejar program senjata nuklir dan rudal balistiknya, yang mendapat sanksi internasional selama keterlibatan diplomatik beberapa tahun terakhir dan menggunakan set-piece untuk memamerkan perkembangan terbarunya.
Le Drian menyatakan keprihatinannya sehubungan dengan semua kegiatan nuklir yang dilakukan oleh Iran, yang dianggap melanggar kesepakatan nuklir 2015 dengan kekuatan dunia.