Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terciptanya sinergi antara Polri dan aparat keamanan lainnya.
Pimpinan DPR meminta agar aparat mengusut tuntas terkait permasalahan tercecernya e-KTP di Bogor, Jawa Barat. Hal ini menyusul pernyataan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo beberapa waktu lalu tentang sabotase atas tercecernya e-KTP itu.
Aplikasi ini bisa dijadikan sebagai pembelajaran bagi masyarakat desa atau aparat pemerintahan desa terkait pengelolaan dana desa.
DPR mendesak aparat keamanan meningkatkan penjagaan terhadap rumah ibadah, objek vital negara, dan sarana publik lainnya. Hal itu menyusul maraknya tindak kejahatan terorisme.
Aparat kepolisian masih melakukan olah tempat terjadinya perkara (TKP) di dalam lokasi.
Negara dinilai sudah hadir mengatasi berbagai aksi terorisme di tanah air. Aksi teror beruntun di Markas Mako Brimob, Depok dan pemboman tiga gereja di Surabaya, sudah diatasi dengan baik oleh aparat penegak hukum seperti Kepolisian, Densus 88, Gegana, BNPT, dan BIN.
Agusman percaya aparat hukum dan keamanan dapat menangani masalah tersebut.
Aparat keamanan khususnya kepolisian diminta untuk menindak tegas terhadap terorisme yang meresahkan serta memecahbelah persatuan dan kesatuan di Indonesia.
Rumah pribadi mantan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak yang berlokasi di Jalan Langgak Duta, dijaga ketat oleh aparat kepolisian.
Tindakan bom bunuh diri dan penyerangan atas aparat negara adalah tindakan melawan hukum.