Kegaduhan di internal koalisi pemerintahan Jokowi mulai terjadi pasca Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan penetapan sebagai presiden terpilih periode 2019-2024. Masing-masing parpol koalisi saling memasang target jatah menteri kepada Jokowi.
Megawati mengaku saat ini sedang fokus menghadapi kongres PDIP yang rencananya digelar 8-10 Agustus 2019 di Bali.
Dorong saja dipercepat, supaya bisa bersama-sama bekerja dengan pemerintahan Jokowi.
Pasca menang Pilpres 2019, Presiden Jokowi akan segera menyusun nama kabinet yang akan membantu pemerintahannya untuk lima tahun ke depan. Diharapkan, sejumlah menteri yang ditunjuk dapat memahami tentang Nawacita.
Di awal-awal pembentukan kabinet Kerja pada 2014 silam, Jokowi juga melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengedepankan nilai-nilai akuntabilitas dan integritas
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster bersama sejumlah istri Menteri Kabinet Kerja menyaksikan langsung lomba membuat geboga di Taman Budaya Art Center, Minggu (16/6).
Semua partai pendukungnya sudah mafhum bahwa penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden.
Pembangunan sempat terhambat karena adanya peristiwa G 30 S PKI dan dilanjutkan kembali berdasarkan Surat Keputusan Presidium Kabinet Ampera Nomor 79/U/Kep/11/1966 tanggal 9 Nopember 1966 yang peruntukannya diubah menjadi Gedung MPR/DPR RI.
Di OASE Kabinet Kerja era pemerintahan Presiden Jokowi ini ada lima bidang, salah satunya adalah bidang kami yakni bidang II
Politikus Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso menyebut sumber uang senilai Rp8 miliar yang disita dari 400 ribu amplop dari salah satu menteri kabinet Jokowi. Siapa menteri yang dimaksud?