gerilyawan Taliban melancarkan serangan multi-cabang di pos-pos pemeriksaan pasukan keamanan di distrik Qarqin di provinsi bergolak itu, Jumat lalu.
Serangan dimulai sejak 2 April lalu, yang dilakukan setelah pemimpin senior Taliban diyakini berada di distrik Dasht-e-Archi di provinsi Kunduz.
Kejadian itu hanya selang beberapa jam setelah ledakan kembar di ibu kota Kabul
Ledakan kedua terjadi ketika seorang penyerang, menyamar sebagai juru kamera, meledakkan bom dan menewaskan sedikitnya delapan wartawan.
Teroris Daesh telah meningkatkan upaya untuk masuk ke negara-negara Asia Tengah melalui Afghanistan, kata Menteri Pertahanan Rusia
Diperkirakan 150.000 warga Afghanistan tinggal di Turki, 600 di antaranya diyakini tidak memiliki dokumen perjalanan yang layak, kata pejabat pemerintah lainnya.
Pejabat Afghanistan menyatakan militan ISIS menunjuk Mawlawi Habib-ur-Rehman, pejuang dari provinsi utara Balkh, sebagai komandan lokal baru.
Kelompok hak asasi manusia mengecam langkah Turki memulangkan pendatang ke negara bergolak, termasuk Afghanistan. Alasannya bahwa itu membahayakan nyawa.
Bahan peledak itu diletakkan di tiang listrik di daerah Mekruyan, Kabul.
Taliban mengklaim bertanggung jawab untuk meledakkan bahan peledak dalam serangan Sabtu pagi, yang terjadi pada jam sibuk di dekat sebuah kompleks untuk kontraktor keamanan.