Kita tahu bahwa sekarang ini generasi muda Indonesia milenial kurang mengerti apa itu ajaran-ajaran Soekarno, karena kita tahu bahwa di era Reformasi ini, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara itu terpinggirkan secara sistematis, secara terstruktur, bahkan akan dihilangkan dari Bumi Pertiwi.
Ahmad Basarah menilai penting bagi generasi muda sekarang ini untuk mengetahui suasana kebatinan pada saat proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia dibacakan dan sang saka Merah Putih dikibarkan.
Jika dasar dan bentuk negara diubah, Indonesia pasti tidak akan menjadi negara kesatuan Republik Indonesia.
Sehingga literasi digital menjadi syarat mutlak skills yang harus dikuasai pada saat ini dan di masa depan.
Dewan Pimpinan Cabang PERADI Jakarta Barat ini merupakan salah satu pengurus cabang yang cukup dinamis, saya sangat bangga. Generasi baru muda-muda.
Menurut Ahmad Basarah, setidaknya ada dua ideologi transnasional yang secara masif menjadi penumpang gelap kemajuan teknologi informasi yang terus bekerja menghancurkan generasi muda Indonesia, masing-masing liberalisme dan fundamentalisme.
Menurut Lestari, peran guru di era yang penuh dengan perubahan ini sangat strategis sebagai pemberi berbagai pemahaman kepada generasi penerus bangsa lewat ilmu pengetahuan yang diajarkan.
Merupakan wadah yang tepat untuk anak muda Indonesia bisa menyalurkan bakat dan kreativitas agar dapat mengejar mimpinya
Kekhawatiran itu, lanjut Fadel Muhammad, membuat seluruh elemen masyarakat termasuk MPR RI berupaya keras mencari solusi untuk membentengi rakyat Indonesia, terutama generasi muda dari serbuan pemikiran dan paham negatif tersebut.
Kegiatan ini merupakan cara kreatif MPR RI melakukan vaksinasi ideologi, khususnya bagi generasi milenial yang sangat terhubung dengan dunia digital.