Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengatakan akan menerbitkan laporan awal mengenai penyebab kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 PK-LQP yang jatuh di Perairan Karawang, bulan mendatang.
Upaya pencarian seluruh penumpang, kru dan pesawat JT-610 yang mengalami kecelakaan pada (29/10) di perairan Karawang, Jawa Barat terus dilakukan.
Operasi pencarian dan evakuasi kecelakaan Lion Air diperpanjang selama tiga hari. Jumlah kekuatan personel menjadi 1.324 dari hari sebelumnya 1.396 personel.
Pesawat nahas Lion Air kecelakaan di Perairan Karawang pada Senin (29/10) dengan membawa 189 penumpang dan krunya. Semuanya tewas dan saat ini masih dalam pencarian.
Tiga hari setelah kecelakaan Pesawat Lion Air JT-610, Tim SAR gabungan telah menemukan sebanyak 56 kantong jenazah dan dikirim ke Rumah Sakit (RS) Polri.
Hingga saat ini, upaya pencarian korban kecelakaan Lion Air JT610 masih terus dilancarkan dengan perluasan area hia perairan 15 nautical mile (NM) hingga ke perairan Indramayu dengan perahu karet, boat, serta kapal KN SAR Basudewa 206.
Ada yang beda dalam peringatan Hari Uang tahun ini, insiden kecelakaan pesawat Lion Air JT 160 menorehkan duka mendalam bagi para pegawai dan pemimpin
Komisi V DPR mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum mengusut penyebab kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 dengan rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di daerah Tanjung Karawang.
Bambang Suryo Aji, direktur Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengatakan ada kemungkinan tidak ada yang selamat dalam penerbangan Lion Air yang jatuh pada Senin pagi setelah mereka menemukan beberapa mayat dari lokasi kecelakaan.
Upaya evakuasi seluruh penumpang, kru dan pesawat Lion Air JT-610 yang mengalami kecelakaan pada (29/10) di perairan Karawang, Jawa Barat akan terus dilakukan.