Pilgub oleh DPRD juga menghidupkan demokrasi perwakilan, di mana kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat, tetapi diserahkan kepada perwakilannya.
Itu dinamika internal PBNU yang bisa jadi muncul dari keresahan daerah.
Ya mari kita coba lihat bagaimana situasi hari ini, dan situasi yang lalu. Mungkin kan setiap masa berbeda kebutuhan masyarakat itu.
Intinya itu masuk ke prioritas apa tidak, itu saja dulu. Kalau kita di Baleg menunggu pembahasan dulu.
Soal kinerja kepala daerah, tidak diukur dari mekanisme pemilihannya. Tetapi justru lebih pada hasil kerja dan pelayanannya kepada masyarakat. Kalaupun dia dipilih secara langsung oleh masyarakat, kalau tidak bisa bekerja malah tidak ada gunanya. Hari ini, kita menemukan banyak tipe kepala daerah yang seperti ini.
Pilkada serentak ini adalah eranya untuk kita bagaimana memperoleh kepala daerah yang mampu membangun wilayahnya. Bagaimana menumbuhkembangkan tiga kebutuhan dasar, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, termasuk di antaranya beberapa institusi-institusi, beberapa bangunan-bangunan seperti bidang olahraga.
Pemeriksaan dilakukan di Polda Papua.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu`ti meminta Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) meningkatkan kolaborasi kemitraan dengan dunia industri dan pemerintah daerah.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto kunjungi sejumlah desa di Kalimantan Timur (Kaltim) dalam rangka optimalisasi potensi produk unggulan desa untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa
Pemda Sukabumi harus segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk menata ulang kawasan ini. Relokasi (warga) juga menjadi opsi, tentunya disesuaikan dengan anggaran pemerintah daerah dan dukungan pusat.