Pasar yang keadaannya becek, bau dan kotor pastinya sangat mengganggu kenyamanan.
Pada tahun 1984, dengan penduduk 164 juta jiwa dan kebutuhan beras 21 juta ton, saat itu Indonesia mendapat penghargaan dari FAO karena berhasil meraih swasembada pangan, meskipun saat itu ada impor beras sebanyak 414,3 ribu ton,
Berdasarkan FAO pada 1999, suatu negara dikatakan swasembada jika produksinya mencapai 90 persen dari kebutuhan nasional.
Andi menyarankan agar Assyifa dan teman-teman CIPS membuka lagi data yang tertera di Food and Agriculture Organization (FAO).
Indeks harga makanan, sebagaimana dirilis FAO, untuk seral, minyak sayur, produk susu, daging dan gula, rata-rata berada di angka 164,8 poin, dibandingkan 161,8 pada bulan sebelumnya.
Data FAO tersebut, mengindikasikan data BPS terbaru yang menggunakan metode Kerangka Sampling Area (KSA) bukan tidak mungkin dapat dikatakan jauh dari fakta di lapangan.
Optimalisasi lahan rawa menjadi adalah upaya yang cukup besar .
Negara diminta untuk menjaga kearifan lokal yang sejalan dengan upaya pelestarian SDG.
Lahan pasang surut yang sudah ditanami padi seluas 97 hektare siap untuk panen.
Ketahanan pangan (food securities) selama 2015-2080 sangat rentan terhadap perubahan iklim. Banjir, kekeringan, serangan hama, selalu dijadikan kambing hitam gagal pangan.