Sebab, selain masih simpang siurnya informasi, Kemenkes juga belum memberikan informasi yang jelas dan terbuka.
Hal itu ditegaskan LaNyalla saat mengisi Kuliah Umum dengan tema Wawasan Kebangsaan dan Kewirausahaan, di Politeknik Negeri Malang (Polinema),
Keberanian LaNyalla dalam membela kepentingan buruh tercermin pada sikapnya yang secara konsisten menolak omnibuslaw, bahkan sebagai Ketua DPD RI LaNyalla membentuk pansus omnibuslaw.
Banyak permasalahan petani dari tahun ke tahun yang tak kunjung usai, mulai dari harga pupuk, ketersediaan pupuk, bibit, ketersediaan lahan, harga gabah, alat mesin pertanian, dan sebagainya. Hanya pemimpin yang berani ambil risiko untuk rakyat yang mampu menuntaskannya, dan keberanian itu ada pada diri LaNyalla.
Koordinator Relawan Pendekar Tangguh, Dimas menyebutkan bahwa LaNyalla merupakan figur yang sangat berpihak kepada rakyat.
Pengalaman beliau yang selama ini banyak bergelut di organisasi asosiasi dunia usaha, seperti HIPMI dan KADIN Jawa Timur, tentu telah memiliki visi yang kuat dalam membangun ekonomi kerakyatan.
Selain para santri dan ibu-ibu majelis taklim, turut hadir pula para tokoh agama Serang. Mereka juga menyatakan harapannya agar LaNyalla Mattalitti menjadi harapan umat untuk melanjutkan kepemimpinan di Indonesia.
Sebagai pimpinan DPD-RI, Pak LaNyalla telah mendorong dan membentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer, sebagai bentuk keprihatinan beliau terhadap nasib mereka yang masih berstatus honorer dan sudah lama mengabdi.
Kami yakin pak LaNyalla Mampu diterima oleh semua golongan dan tanpa membeda-bedakan status dan strata orang tersebut.
Pak LaNyalla ini dekat dengan rakyat, sehingga kita yakin bahwa kita akan sangat mudah menyampaikan aspirasi jika dipimpin oleh orang yang tidak hanya berpikir di ruang kerja, tapi mampu menjemput aspirasi langsung di lapangan.