Setiap tahun, bangsa Indonesia memperingati dua momen penting yang sama-sama berkaitan erat dengan Pancasila: Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, dan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober. Sekilas terlihat serupa, tetapi sebenarnya keduanya memiliki latar belakang sejarah, makna, dan konteks peringatan yang sangat berbeda.
Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni bukan sekadar momentum historis, melainkan ajakan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai dasar negara dalam kehidupan nyata.
Setiap 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai momen penting dalam perjalanan sejarah nasional. Tanggal ini bukan hanya penanda kelahiran dasar negara, tetapi juga ajakan untuk merefleksikan kembali nilai-nilai yang menjadi jati diri bangsa.
Polda Metro Jaya memburu Ketua MPC ormas Pemuda Pancasila Kota Tangerang Selatan yang buron
Ketua MPR Sebut Pancasila Harus Kokoh Sebagai Pondasi Bangsa Di Tengah Pusaran Globalisasi Dan Polarisasi
Staf Ahli MPR: Pancasila Adalah Perekat dan Pengikat Kerukunan Bangsa
Lestari Moerdijat: Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila Harus Ditanamkan sejak Dini
Di Hadapan Siswa SMA Taruna Nusantara, Ahmad Muzani Sampaikan Sejarah Pancasila Sebagai Dasar Negara
Menyapa Sahabat Kebangsaan, Anies Mayangsari: Jadikan Pancasila Panduan Utama Bangsa Indonesia
Para mahasiswa juga terlihat membawa spanduk dan poster-poster yang isinya merupakan penolakan terhadap RUU TNI. Salah satunya bertuliskan: Tolak RUU TNI, Pertahankan Supremasi Sipil.