"SLA merupakan salah satu sumber pembiayaan yang digunakan PT PLN untuk membiayai proyek pembangkit listrik di Indonesia terutama pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT)"
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto optimistis bahwa Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan (RUU EBT) akan siap di tahun 2022 ini.
Haryanto WS memastikan kesiapan PLN mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur pendukung khususnya yang berbasis EBT.
Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai 23 persen energi baru dan terbarukan (EBT) pada bauran energi di tahun 2025.
Proyek 35 Giga Watt (GW) yang dicanangkan pemerintah dengan masih didominasi oleh bahan bakar fossil tapi diperkirakan nantinya hanya akan memberikan tambahan sebesar 21 GW (120 TWh).
PLN optimalkan Pembangkit EBT dan segera hentikan PLTD Ladumpi di Kabupaten Bombana, dengan beroperasinya SUTT dan GI 150kV Andoolo – Kasipute.
Kesepakatan di Baleg, satu Komisi hanya boleh menggusung satu RUU dalam tahun berjalan. Dan karena Komisi VII telah mengusulkan RUU EBT (Energi Baru-Terbarukan) pada prioritas tahun 2021 maka RUU Migas ini menjadi prioritas selanjutnya yang perlu dibahas melalui jalur kumulatif terbuka.
Listrik yang disalurkan sesuai dengan besaran yang diperjualbelikan berasal dari pembangkit listrik berbasis EBT dan dibuktikan dengan sertifikat berstandar Internasional
Bagi Hasnur, proyek ini merupakan proyek pertama di sektor energi terbarukan dan diharapkan menjadi suatu batu pijakan yang baik bagi diversifikasi bisnis Hasnur untuk berkomitmen dalam pengembangan sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia ke depannya.
Satya mengungkapkan, Co-firing merupakan salah satu siasat yang tepat untuk meningkatkan porsi EBT dan mengurangi emisi karbon, sehingga target net zero emission pada 2060 dapat tercapai.