Upaya yang dilakukan Kementerian Pertanian antara lain memaksimalkan sejumlah program seperti kegiatan Sekolah Lapang (SL) IPDMIP, sebagaimana dilaksanakan di Daerah Irigasi (DI) Bandarejo.
Pembuatan pupuk organik dilakukan di Kelompok Tani Rukem Jaya, Desa Bandung Kidul, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo. Pembuatan pupuk organik menjadi materi yang disampaikan dalam Sekolah Lapang IPDMIP tahun 2022 yang dihadiri 25 orang.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo juga mengajak seluruh jajaran pertanian terus berupaya mencapai target produksi pangan dengan memanfaatkan teknologi untuk mewujudkan pertanian modern.
Tahun 2022, Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo mendapat kegiatan IPDMIP di 3 lokasi Desa yang pengairan lahan sawahnya dari Daerah Irigasi (DI) Penungkulan yaitu Desa Kedungpoh, Jetis dan Kalinongko.
Melalui kegiatan pendampingan dan Sekolah Lapang Program IPDMIP yang meyakinkan petani untuk menerapkan teknologi budidaya tanaman yang direkomendasikan.
Salah satu upaya yang dilakukan Kementam untuk menggenjot produktivitas adalah melalui Sekolah Lapang program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP).
Dalam kegiatan ini, para peserta bukan hanya diberikan materi, tetapi juga diajak praktik membuat pestisida nabati.
Pengetahuan tersebut disampaikan melalui kegiatan Sekolah Lapang IPDMIP yang dilaksanakan di Daerah Irigasi (DI) Talang Kuning.
Kegiatan IPDMIP 2021, khususnya pelaksanaan SL, sudah berjalan cukup baik.
Kementan ingin menghadirkan SDM-SDM unggul dan berkualitas yang bisa mendukung pengembangan pertanian