Indonesia merupakan negara produsen kakao terbesar ketiga di dunia setelah Pantai Gading dan Gana. Tahun 2018 luas areal kakao Indonesia 1,7 juta hektare.
Produksi kakao dalam negeri diarahkan untuk pasokan bahan baku industri kakao dalam negeri dan sekaligus untuk pasokan ekspor di pasar global.
Kopi dan kakao Indonesia menjadi salah satu primadona di Mesir. Untuk itu akan dilakukan kegiatan Agri Expo Mesir tahun 2019 akan diadakan pada tanggal 8-10 September 2019 di Cairo, Mesir.
Ekspor kakao Indonesia ke Uni Eropa mencapai USD 215.2 juta.
Dengan adanya Program Studi baru yakni Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan, Polbangtan Manokwari berencana mengembangkan budidaya kakao
Kementan juga mendorong Provinsi Sulawesi Selatan agar menjadi menjadi sumber bibit unggul kakao dan kopi di tingkat nasional.
Menteri Pertanian (Mantan) Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan bibit unggul kopi sebnyak 250 ribu batang dan kakao 200 ribu batang.
Amran menambah bantuan kakao untuk Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 500 ribu batang.
Menteri Amran juga memberikan tambahan bantuan bibit kakao tahun 2019 untuk Provinsi Selatan sebanyak 500 ribu batang.
Petani kakao Luwu berharap Indonesia mampu mengembalikan kejayaan kakao khususnya di wilayah Luwu seperti yang pernah terjadi di era 80-an silam.