Presiden Jokowi mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah untuk siaga dalam mengatasi pasca terjadinya gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya.
Calon presiden (capres) Prabowo Subianto memanjatkan doa kepada seluruh korban gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan tsunami yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah mencapai ketinggian 1,5 meter.
Usai diguncang gempa berkekuatan 7,7 SR, gelombang tsunami menerjang Palu, Sulawesi Tengah. Gelombang tsunami diperkirakan mencapai 1,5 meter hingga tiga meter.
Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Donggala tercatat satu orang meninggal dunia, 10 orang luka-luka dan puluhan rumah rusak. Dikabarkan korban tewas akibat tertimpa oleh bangunan yang roboh.
Warga yang berada di Sulawesi Barat mengaku panik saat perabotan rumah gemetar disertai guncangan.
Di depan tim Kirab Satu Negeri dan masyarakat Najmul juga menyampaikan perkembangan penanganan korban gempa.
Bencana gempa ini telah menimbulkan kerugian jiwa dan material.
DPR menggelar acara Expo DPR Peduli Huntara for NTB sebagai bentuk kepedulian terhadap gempa yang mengguncang NTB beberapa waktu lalu. Acara tersebut juga mendorong pemerintah untuk mencairkan dana untuk keperluan Huntara.
Pembiayaan perkereditan kendaraan bermotor, Mandiri Tunas Finance datang langsung dan memberikan apa yang dibutuhkan korban gempa Lombok.