Beberapa jam setelah batas waktu 03:00 GMT, tidak ada tanda-tanda menyerah oleh pejuang Ukraina yang bersembunyi di pabrik baja Azovstal yang menghadap ke Laut Azov.
Kegiatan ini berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi tren peningkatan jumlah sampah yang melampaui kapasitas daya tampung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang tersedia. Hal ini menjadi persoalan mendesak karena sebagian besar sungai-sungai, danau, pantai, dan laut telah dipenuhi oleh sampah sehingga sangat mengganggu keseimbangan dan ekosistem lingkungan hidup.
Militer Korea Selatan mengatakan telah mendeteksi pada Sabtu malam dua proyektil diluncurkan dari pantai timur Utara menuju laut yang terbang sekitar 110 km dengan puncak 25 km dan kecepatan maksimum kurang dari 4 Mach.
Beberapa berpelukan dan yang lain meletakkan bunga untuk mengenang kapal penjelajah rudal Moskva di sebuah monumen untuk pangkalan angkatan laut Rusia tahun 1696 di pusat Sevastopol, markas besar Armada Laut Hitam.
Ia mengatakan, serangan itu diyakini telah menyebabkan korban, tetapi sulit untuk menilai berapa banyak.
Peringatan itu disampaikan sehari setelah kapal angkatan laut Laut Hitam tenggelam.
Jika Swedia dan Finlandia bergabung dengan NATO maka Rusia harus memperkuat angkatan darat, angkatan laut dan udaranya di Laut Baltik.
Rusia sebelumnya mengatakan, lebih dari 500 awak kapal penjelajah rudal era Soviet dievakuasi setelah amunisi di dalamnya meledak. Ukraina mengatakan pihaknya menabrak kapal perang dengan rudal anti-kapal Neptunus buatan Ukraina.
Moskow adalah kapal besar kedua yang diketahui mengalami kerusakan serius sejak dimulainya perang. Bulan lalu, Ukraina mengatakan telah menghancurkan kapal pendukung pendaratan, Orsk, di Laut Azov yang lebih kecil.
Indonesia menghasilkan 4,9 juta ton sampah plastik yang tidak dikelola setiap tahun. Demikian keterangan Paola Cortese, Country Manager Plastic Bank Indonesia, pada Kamis (7/4) petang.