Teknologi dibutuhkan untuk memudahkan manusia dalam menghasilkan sesuatu. Memperkenalkan teknologi tepat guna yang dibutuhkan masyarakat di Sumbawa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memamerkan sejumlah alat untuk meningkatkan produksi dan memperbaiki hasil produksi di Expo Maritim - Sail Moyo Tambora di Pelabuhan Badas, Sumbawa
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan berkesempatan mengunjungi booth Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) saat berkeliling area Expo Maritim usai membuka Sail Moyo Tambora 2018, Minggu (9/9)
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) turut berpartisipasi dalam rangka memeriahkan Sail Moyo Tambora di Sumbawa, NTB, Minggu (9/9)
Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Dirjen PDT Kemendes PDTT) Samsul Widodo mengatakan, Sail Moyo Tambora menjadi momentum besar untuk mengangkat Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk lepas dari daerah tertinggal. Hal itu disampaikan usai pembukaan Sail Moyo Tambora di Pelabuhan Badas, Sumbawa, Minggu (9/9)
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo menghadiri acara Hari Nasional Republik Rakyat Demokratik Korea
Transmigrasi, lanjutnya, telah melahirkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru di luar Jawa. Transmigrasi telah melahirkan lebih dari 1.100 desa definitif, 400 lebih kota kecamatan, 120 lebih kota kabupaten, dan 2 ibukota provinsi.
Plt Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Herlina Sulistyorini menjelaskan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada tahun 2018 meminta agar pengunaan dana desa dilakukan secara swakelola atau padat karya tunai dengan memberikan upah sebesar 30 persen dari nilai proyek kepada tenaga kerja lokal
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Ditjen PDT) fokus mengangkat pengembangan seni dan budaya daerah tertinggal sebagai modal pembangunan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Sekjen Kemendes PDTT) Anwar Sanusi mengatakan, digulirkannya dana desa tak hanya untuk mengatasi persoalan kemiskinan di desa. Menurutnya, program dana desa juga untuk mengantisipasi potensi peningkatan angka kemiskinan di kota
Kementerian Desa, Pembangunan Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan kerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,Tbk (Bank BJB) terkait penggunaan produk jasa layanan perbankan