Teka-teki pencalonan Walikota Surabaya Tri Rismaharini untuk maju ke Pilkada DKI 2017 mulai `tercium`. Modus itu dapat dibaca ketika Risma enggan bicara soal Pilkada DKI.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut kerap menyakiti orang Betawi yang tinggal di ibukota.
Partai Gerindra menyatakan siap bergabung bersama PDI Perjuangan (PDIP) untuk melawan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilkada DKI Jakarta.
Front Wong Cilik Bicara mendesak Megawati Soekarnoputri untuk tidak memberikan rekomendasi kepada Ahok dalam Pilgub 2017. Kader internal partai harus didahulukan.
Wasekjen PKB Daniel Johan mengatakan, partainya mengapresiasi jika Risma bersedia maju sebagai penantang Ahok di Pilkada DKI.
PDIP hingga saat ini belum menentukan calon gubernur DKI yang bakal diusung di Pilkada 2017 nanti. Teka-teki kandidat sang Ketua Umum Megawati Soekarnoputri masih dinanti.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku kesal ketika ditanya soal kemungkinan dukungan terhadap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilkada DKI.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku, partainya tidak bersedia mengusung calon kepala daerah yang gratisan alias tanpa `mahar`.
Tarmizi merupakan pejabat Kemendagri dan beberapa kali pindah posisi di level eselon I. Kini dia mencoba peruntungan maju pilkada.
Korporasi negara seperti BUMN tak boleh diseret untuk kepentingan politik, apalagi politik tingkat lokal. Demikian juga tugas sebagai Kepala BNP2TKI yang tak bisa disambi dengan kesibukan bermain politik.