Pemerintah akan membagikan ke seluruh wilayah Indonesia sebanyak 37 juta bibit kakao.
Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu dari 16 komoditas perkebunan unggulan yang menjadi fokus pengembangan perkebunan.
Biji kakao mengalami perjalanan panjang sebelum menjadi camilan cokelat yang siap dikonsumsi.
Sejak ratusan tahun lalu cokelat hadir dan tidak terpisahkan dari masyarakat Indonesia, bahkan menjadi camilan terfavorit ke-empat di Indonesia.
Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen untuk meningkatkan kesejahtraan petani melalui pembangunan pertanian berbasisi korporasi.
FAO berencana akan mendatangkan tim asistensi dari Thailand, yang akan membagikan tehknik, budidaya kakao dapat meningkatkatkan produktivitas kakao dari 500 - 600 kg per hektere menjadi 1 hingga 1,5 ton per hektare.
Menurut Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Jember sangat istimewa, memiliki akar yang lebat, hingga cocok dikembangkan di daerah perbukitan untuk penahan longsor.
semakin tinggi mengkonsumsi makanan dari bahan kakao, semakin positif dampaknya pada kognisi, memori, suasana hati, kekebalan dan efek menguntungkan lainnya.