Investasi kelautan sangat potensial, tapi harus jaga kelestarian
Peluncuran prangko bergambar ikan hias endemik Indonesia ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah untuk memublikasikan secara nasional akan kayanya biodiversitas jenis ikan endemik.
Kapal Balaenoptera akan digunakan untuk memantau berbagai aktivitas pemanfaatan kawasan konservasi perairan di Laut Sawu, terutama untuk monitoring ekosistem yang ada di dalamnya.
Menteri Trenggono meminta pengelola agar fasilitas yang ada di SKPT dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk mendorong peningkatan produktivitas para nelayan di sana.
Kembali beroperasinya Pelabuhan Perikanan Benjina dianggap penting untuk mendukung mata pencaharian masyarakat sekitar sebagai nelayan.
Melalui tiga program terobosan ini, KKP ingin menjaga keberlanjutan ekosistem dan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi dari subsektor tangkap dan subsektor budidaya.
Adapun ketiga terobosan KKP yakni penangkapan ikan secara terukur guna meningkatkan kesejahteraan nelayan, kemudian perikanan budidaya untuk meningkatkan ekspor yang didukung dengan riset kelautan dan perikanan.
Ekologi menjadi Panglima pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.
Saya di sini dalam memenuhi undangan dari Sekjen KKP RI Antan Novambar dan seklaigus mewakili Pimpinan Komite II DPD RI. Program-program seperti ini adalah perwujudan sinergitas Komite II DPD RI dibawah kepemimpinan Ketua Komite II Yorrys Raweyai dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Menteri Trenggono memaparkan, selain optimalisasi pemanfaatan teknologi, juga perlu penguatan kerja sama dengan negara lain untuk memperluas jangkauan pasar produk perikanan Indonesia.