Yaman telah dirundung konflik sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk Sanaa.
Serangan udara Rusia berhasil menghantam benteng besar terakhir milik pemberontak Suriah, untuk kali pertama sejak gencatan senjata yang diberlakukan pada Maret lalu.
Militer Turki dan sekutu pemberontak Suriahnya merebut Afrin, sebuah distrik yang mayoritas Kurdi, dari YPG pada Maret 2018 dalam serangan besar-besaran.
Al-Ruwaishan dikenal karena tulisan-tulisan kritisnya tentang Houthi sejak pecahnya konflik di Yaman pada Maret 2015.
Pemerintah Yaman menyalahkan gerakan pemberontak separatis yang didukung UEA terhadap pemerintah di provinsi Socotra, yang dibentuk oleh enam pulau
Amerika Serikat menuding Iran kembali melakukan upaya untuk mengirimkan senjata ke milisi Houthi Yaman.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengkonfirmasi bahwa Haftar meninggalkan perundingan tanpa menandatangani rancangan kesepakatan yang telah ditandatangani Sarraj.
Sejak 2014, Libya telah dibagi antara dua kubu saingan: pemerintah di Tripoli, dan sebuah kamp yang berbasis di kota Tobruk di timur
Yurisdiksi Khusus untuk Perdamaian (JEP) menuntut mantan anggota pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) dan para pemimpin militer atas tuduhan kejahatan perang memulai penggalian di sebuah kuburan di kotamadya Dabeiba.
Tembakan pesawat tak berawak menghantam dua infrastruktur kilang minyak Aramco di utara Arab Saudi dalam serangan yang diklaim pemberontak Houthi di Yaman.