Salah satu penerimanya adalah Polbangtan Yogyakarta Magelang (YoMa), UPT di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan).
Evalap merupakan salah satu wujud konkret komitmen Polbangtan YoMa dalam menegakan pengawasan dan pengendalian di lingkungannya sekaligus sebagai upaya pengawalan terhadap pencapaian target kinerja lembaga.
Berkolaborasi dengan tenaga ahli dari Direktorat Perlindungan Tanaman Dirjen Hortikultura Kementan, Anggota Kelompok Tani (Poktan) Tani Subur Kecamatan Nogosari diberikan penjelasan terjadinya pergeseran musim akibat dampak perubahan iklim (DPI) global.
Penggunaan teknologi dapat maksimal, jika kualitas sumber daya manusia (SDM) mumpuni.
Kementan, melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa), berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk petani dan penyuluh pertanian Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Pelaksanaan Sertifikasi ini dimaksudkan sebagai upaya Polbangtan YoMa untuk menyempurnakan keahlian yang telah dikuasi oleh para alumni pertanian dengan memberikan legalitas berupa sertifikat kompetensi.
Pada Angkatan III ini, Polbangtan YoMa mewisuda sebanyak 273 Mahasiswa yang resmi diberikan gelar Sarjana Terapan Pertanian dan Sarjana Terapan Peternakan.
Pelatihan Petani dan Penyuluh dilakukan bertahap mulai 7 hingga 14 Agustus 2021 dengan 18 gelombang pelatihan yang difasilitasi oleh UPT lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sebagai salah satu Unit Kerja di bawah koordinasi BPPSDMP-Kementan, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) turut mendapatkan mandat untuk menyukseskan upaya tersebut.
Dengan menerapkan Indeks Pertanaman (IP) Padi 300, yaitu petani menanam dan memanen padi sebanyak tiga kali setahun pada hamparan dan lahan yang sama.