Tanggap darurat harus dilakukan secara maksimal. Penanganan korban harus menjadi prioritas, baik evakuasi jenazah korban maupun perawatan terhadap korban-korban luka akibat gempa.
Pertama-tama kami ucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada korban, dan keluarga korban yang mengalami kerugian baik moril, materil, maupun yang meninggal dunia.
IDI Cianjur mengerahkan seluruh dokter anggotanya atau yang nertugasi di wilayah Cianjur untuk turun menangani para korban gempa.
Gempa berkekuatan magnitude 5,6 terjadi pada 21 November 2022 pukul 13.21 WIB di Kabupaten Cianjur.
PKB mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membantu para korban bencana gempa di Cianjur. Dimana, hingga saat ini korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 5,6 sebanyak 46 orang dan 700-an orang terluka.
Puan meminta BNPB bekerja sama dengan stakeholder terkait dan para relawan dalam mempercepat evakuasi korban. Ia juga mengingatkan agar korban luka-luka segera mendapat penanganan mengingat banyak pasien korban gempa yang terpaksa menjalani perawatan di halaman RSUD Cianjur akibat IGD RS tersebut tak mampu menampung pasien karena korban gempa terus berdatangan dari berbagai daerah.
Keberadaan listrik ini sangat penting agar kegiatan pertolongan dapat dilaksanakan dengan baik. Selain itu tim juga harus memastikan keberadaan sambungan listrik di rumah masyarakat korban gempa aman dan tidak membahayakan masyarakat.
Korban luka-luka mencapai 700 orang lebih.
Andy mengatakan proses rekonstruksi ulang dinilai perlu dilakukan agar bisa mengusut semua tidak pidana dalam tragedi yang ada.
Sejumlah korban dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan melapor ke Mabes Polri.