Jelang pelaksanaan Pilpres 2019, peta politik di Jawa Tengah (Jateng) mulai berubah. Hal itu ditandai dengan dukungan yang diberikan sejumlah tokoh politik dan ulama kepada Prabowo-Sandiaga Uno.
Kiai Cecep yang dikenal sebagai ulama kharismatik Tasikmalaya mengeluarkan seruan agar seluruh santri dan alumni Ponpes Bahrul Ulum memilih Jokowi-Kiai Amin pada 17 April 2019.
Hidayat melanjutkan para ulama juga berperan besar dalam menyelamatkan Pancasila dan NKRI
Kiai Ma`ruf menghadiri acara hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-96 dan haul akbar KH Abdul Fatah Sigedong Kepil, di Alun-Alun Wonosobo.
Dihadapan Masyarakat Mampang dan sekitarnya, Hidayat antara lain mengatakan, dalam sejarahnya bangsa Indonesia sudah dua kali memproklamirkan kemerdekaan nya. Masing 17 Agustus 1945 dan 17 Agustus 1950
Kiai Ma`ruf Amin ternyata hampir menjadi polisi. Bahkan tahun 1965 ia sudah dipanggil masuk Polisi, namun sang nenek melarang karena ingin KH Ma`ruf melanjutkan keluarga yang jadi ulama.
Menurut saya, pertemuan dengan ulama di Balikpapan dan Samarinda itu tidak tepat kalau dianggap melanggar. Kan bukan di tempat terbuka dan belum mengajak orang.
Para ulama dan habaib menggelar dzikir bersama, sekaligus mendoakan KH Ma`ruf Amin jelang debat Cawapres 2019.
KH Ma`ruf Amin menghadiri deklarasi alim ulama se kota Cilegon, kemudian ke Serang untuk menghadiri Haul Sultan Ageng Tirtayasa
Mewakili Ulama Bogor, KH Mukri Aji mengatakan bahwa peran ulama di masyarakat begitu sangat berarti.