Para pakar dan aktivis PBB mengatakan kamp-kamp itu menampung satu juta warga Uighur, yang berbicara bahasa Turki, dan minoritas Muslim lainnya
Hidayat juga menyampaikan harapannya, agar pemerintah Tiongkok bisa segera menyelesaikan persoalan muslim Uighur. Sebagaimana Indonesia menyelesaikan persoalan berbagai masalah keberagaman dan isu mayoritas minoritas.
Dukungan itu disebut bentuk perlindungan terhadap tindakan keras Beijing terhadap minoritas Muslim Uighur.
Pangeran Arab malah memilih untuk berpihak pada China. Bahkan, ia menegaskan akan memberikan dukungan terhadap tindakan China dalam memberantas terorisme.
Penjualan terbesar di dunia saat ini adalah busana muslim, saatnya Indonesia harus segera bersiap merespons kabar positif tersebut.
Turki memerintahkan penangkapan 295 personel militer pada Jumat (22/2), atas dugaan memiliki hubungan dengan jaringan ulama Muslim yang berbasis di AS, Fethullah Gulen
Hami Aksoy mengatakan bukan lagi rahasia bahwa China secara sewenang-wenang menahan lebih dari satu juta warga Uighur di kamp tertutup.
Kelompok-kelompok HAM seperti Human Rights Watch dan Amnesty International menuduh pemerintah China terlibat dalam pembersihan agama.
Kampanye dimulai pada 2013, dan pada 2017, Hari Jilbab Dunia menjadi organisasi nirlaba dengan misi memerangi diskriminasi terhadap perempuan Muslim melalui kesadaran dan pendidikan.
Dikutip dari AFP, ledakan terjadi ketika para korban sedang tidur sebelum fajar. Mindanao sendiri merupakan rumah bagi minoritas Muslim Filipina.