Pemilu sebagai intrumen demokrasi mestinya tidak dijadikan ajang oleh para elit politik untuk memunculkan narasi yang menyebabkan masyarakat terpolarisasi.
Bukan hanya kekuatan, tapi kesabaran aparat TNI dan Polri sangat mengharukan.
Menurut Gus Yaqut, tindakan ancaman pembunuhan bagi para tokoh bangsa menjadi catatan serius bagi demokrasi Indonesia.
Demokrasi Pancasila mestinya bersifat representasi, bukan demokrasi direct pemilihan langsung.
"Sebagai warga negara, kita patut mengapresiasi kinerja pemerintah dalam menjalankan pesta demokrasi ini. Kalah dan menang adalah konsekuensi dari pertarungan," ujar Vivin.
Selesai Pemilu semua dapat meneruskan kembali tujuan awal dari pemilu dan demokrasi, yaitu bergotong-royong membangun kesejahteraan bangsa demi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan kehadiran organisasi masyarakat (Ormas) jangan sampai menjadi duri dalam daging demokrasi.
Pesta Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 telah dilaksanakan dengan sukses. Namun dibalik kesuksesan tesebut menyimpan berita duka yang cukup mendalam.
Komisi II DPR RI turut berbela sungkawa dan empati kepada para korban baik yang wafat ataupun yang sakit dalam penyelenggaraan Pemilu 2019. Mereka yang wafat atau sedang berbaring sakit adalah para pejuang demokrasi.
Pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 yang dilaksanakan pada tanggal 17 April terbilang sukses, aman dan damai. Di balik itu semua, terdapat duka mendalam dengan meninggalnya lebih dari 500 petugas Pemilu.