Erdogan juga mengecam Uni Eropa dan Liga Arab karena mengkritik operasi Turki dan menyerukan dana internasional untuk rencana zona aman Ankara di Suriah timur laut.
Komentar Trump menyusul kritikan dari Partai Republik dan Demokrat sejak Washington mengumumkan delapan hari yang lalu bahwa pasukan AS akan meninggalkan Suriah utara yang disebut sebagai pengkhianatan terhadap Kurdi.
Operasi yang digelar Turki di Suriah selatan dapat meningkatkan risiko ketidakstabilan, ketegangan dan masalah kemanusiaan di wilayah tersebut.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa pasukan Turki akan turun ke kedalaman 30-35 km ke wilayah Suriah seperti yang direncanakan di bawah proyek zona aman Ankara
Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Florence Parly juga mengatakan bahwa pemerintahnya memutuskan untuk menghentikan ekspor senjata ke Turki di tengah operasi yang sedang berlangsung di Suriah.
Trump mengatakan pada Sabtu (Minggu waktu setempat), bahwa ia sudah menbulatkan tekad untuk memindahkan pasukan AS
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan negaranya tidak takut akan sanksi terhadapnya jika melakukan operasi militer di Suriah Utara
Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian di timur Sungai Eufrat, sebelah utara Suriah, untuk mengamankan perbatasan.
Sebagai bagian dari operasi itu, target teroris PKK/PYD-YPG secara efektif berhadapan dengan serangan darat dan udara.
Trump akan menandatangani otoritas yang mengizinkan sanksi pada Turki dan para pemimpinnya terkait Operasi Mata Air Perdamaian yang tengah berlangsung di Ankara.