Namun, lantaran banyaknya kendaraan yang masuk secara bersamaan ke jalur Megamendung arah Puncak, maka kemacetan pun kembali terjadi.
"Total volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek ini naik 44,9 persen jika dibandingkan normal periode November 2021 dengan total 134.844 kendaraan,"
"Diskresi ini bisa diterapkan kapan saja, maka ikuti sosmed, radio, dan sebagainya, sehingga pulang bisa lebih nyaman,"
Untuk itu, petugas akan memberlakukan sistem satu arah atau one way dari DKI Jakarta menuju Puncak. Sedangkan, dari arah sebaliknya ditutup sementara.
Jumlah tersebut diprediksi berdasarkan hitungan kendaraan yang keluar dari Jabodetabek di masa arus mudik kemarin.
Sebelumnya pada pukul 14.00 WIB Polres Cianjur sempat memberlakukan sistem satu arah guna antisipasi macet total seiring tingginya volume kendaraan menuju arah Bogor selama 3 jam. Jalur kembali dapat dilalui secara normal Selasa petang.
Dikhawatirkan, terjadi kemacetan jika semua pemudik melakukan perjalanan pada hari Sabtu dan Minggu.
Namun tampaknya pemerintah kurang antisipatif, terbukti panjangnya kemacetan di jalan tol, non tol, hingga akses ke pelabuhan. Hingga H-2 ini pun kemacetan terjadi di mana-mana
"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 17,6 persen jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 1.186.349 kendaraan,"