Kekhawatiran soal peretasan di Inggris meningkat sejak AS mengusir sejumlah diplomat Rusia dari Washington. Pengusiran 35 diplomat RUsia, cukup memberikan dugaan adanya peretasan atas kebocoran email Hillary Clinton.
Isu peretasan pemilihan Presiden Amerika Serikat ini, terus menuai perdebatan. Sempat ada permintaan dilakukan pemilihan ulang.
Hewlett Packard memberi tahu angkatan laut AS soal peretasan ini pada 27 Oktober dan para tentara yang terbobol akan diberi tahu pada pekan-pekan mendatang.
Penyelidik menduga ada beberapa wartawan yang sengaja diincar. Meski demikian, peretasan itu diduga tidak mempengaruhi seluruh jaringan komputer surat kabar tersebut.