Kementan Raih Penghargaan Pengawasan Kearsipan Predikat "AA" Tiga Tahun Berturut-turut
Lokakarya ini salah satunya ditujukan untuk mengantisipasi hambatan ekspor pertanian tanah air di negara tujuan ekspor.
Pengembangan infrastruktur pertanian juga mendesak sebagai strategi meredam geholak harga pangan, memotong rantai pasok, dan memberikan kenaikan nilai tambah di level petani.
Penerapan e-Cert yang telah difasilitasi melalui e-Phyto Hub IPPC juga sangat membantu proses mitigasi resiko lebih awal.
Komoditas yang diekspor di antaranya adalah sarang burung walet (SWB), bulu bebek, tanaman hias, buah, dan sayur-sayuran segar. Adapun negara tujuan komoditas tersebut adalah Jepang dan China.
Kementan bentuk gugus tugas hadapi El Nino
Harkitnas 2023, Mentan SYL dorong semangat penguatan kinerja sektor pertanian
Melalui Pelatihan, Kementan Tingkatkan Kompetensi Pengurus P4S menjadi Penyuluh Pertanian Swadaya
Cerdaskan Petani Kalsel, Kementan Gelar Sekolah Lapang
Presiden mengingatkan adanya kemungkinan krisis pangan besar yang diakibatkan cuaca ektrem dan perang di eropa yang terus bergejolak.