Perdagangan normal akan dipertahankan sementara kontrol pandemi tetap berlaku. Ia tidak memberikan rincian lainnya mengenail hal itu.
Penembakan Senin yang disebut Korea Selatan rudal balistik jarak pendek menandai uji coba senjata keempat Korea Utara bulan ini saat Pyongyang mengerahkan kekuatan militernya sambil mengabaikan tawaran pembicaraan dari Amerika Serikat (AS).
Dalam waktu kurang dari dua minggu, Korea Utara yang bersenjata nuklir telah melakukan tiga uji coba rudal lainnya, serangkaian peluncuran yang luar biasa cepat.
Ini menandai uji coba senjata ketiga Korea Utara pada bulan ini, yang memicu dorongan Amerika Serikat (AS) untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap negara tersebut.
Korea Utara (Korut) kembali melakukan uji coba rudal pada Jumat (14/1), peluncuran ketiga dalam waktu satu minggu terakhir.
Panel ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memantau sanksi terhadap Korea Utara menuduh Pyongyang menggunakan dana curian untuk mendukung program nuklir dan rudal balistiknya guna menghindari sanksi.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara yang tidak disebutkan namanya membela peluncuran rudal hipersonik Korea Utara baru-baru ini sebagai latihan pertahanan diri yang benar.
Setidaknya 21.000 pil, yang disebut Paxlovid, akan tiba pada Kamis dan dikirim ke sekitar 280 apotek dan 90 pusat perawatan perumahan.
Sanksi tersebut menargetkan enam warga Korea Utara, satu orang Rusia dan satu perusahaan Rusia yang menurut Washington bertanggung jawab atas pengadaan barang untuk program tersebut dari Rusia dan China.