Di hadapan 259 orang perwakilan petugas Desmigratif se-Indonesia, Hanif juga mengingatkan, masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri harus siap 3 hal. Siap mental, siap bahasa, dan siap keterampilan.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri menjelaskan, tantangan ekonomi di era disrupsi Industri 4.0 semakin besar.
Dalam kurun waktu 2015 hingga Agustus 2018, pemerintah telah berhasil menempatkan 9.483.672 orang.
Menghadapi perubahan zaman yang terjadi sangat cepat, generasi milenial dituntut memiliki keterampilan yang unggul, berinovasi dan tampil diatas rata-rata.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman Yordania memulangkan Pekerja Migran Indonesia bernama Sarisih (42 tahun), setelah dua bulan lalu ditemukan oleh Tim Satgas Perlindungan KBRI
Pemenuhan kebutuhan pegawai di lingkungan Kemnaker, tambah Dirjen Binalattas, begitu penting karena Kemnaker juga punya BLK baru yang masih membutuhkan pegawai baru, khususnya instruktur.
Menaker Hanif meminta masyarakat tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang dilebih-lebihkan terkait beredarnya video ini.
Tersedia 9.000 lowongan pekerjaan dari 84 perusahaan yang berasal dari berbagai sektor usaha antara lain, industri start up, telekomunikasi dan teknologi informasi, perbankan, manufaktur, retail, agro industri, otomotif, dan jasa.
acara nobar ini diselenggarakan untuk menjalin keakraban antara pemerintah dan serikat pekerja.
Menaker juga berpesan agar WNI/PMI tetap mengikuti intruksi yang dikeluarkan pihak Hongkong agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.