Teheran akan melanjutkan mengurangi komitmen di bawah kesepakatan nuklir untuk ketiga kalinya.
Tujuan sebenarnya Washington menjatuhkan batas pada dirinya sendiri dan mencari keuntungan militer dan strategis sepihak.
NATO juga menyalahkan Rusia atas runtuhnya perjanjian itu dan berjanji untuk menanggapinya dengan cara yang terukur dan bertanggung jawab atas penyebaran rudal jelajah Moskow.
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab menyebut Rusia merupakan satu-satunya pihak yang patut disalahkan, atas keluarnya Amerika Serikat
AS resmi keluar dari Perjanjian Nuklir Jangka Menengah (Intermediate-Range Nuclear Forces Treaty atau INF), pada Jumat (2/8).
INSTEX adalah kendaraan bagi Eropa untuk memenuhi komitmennya setelah AS menarik diri dari perjanjian nuklir, yang secara resmi disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo berharap pembicaraan nuklir dengan Korea Utara, dapat dimulai kembali dalam waktu cepat.
AS membantah tudingan Rusia yang menyebut Washington akan keluar dari Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT).
Memastikan implementasi JCPOA yang penuh dan efektif adalah persyaratan DK dan satu-satunya pendekatan yang hidup dan efektif untuk mengurang eskalasi.
Buktinya, Washington menolak tawaran Teheran untuk inspeksi nuklir dengan imbalan pencabutan sanksi.