program vaksinasi yang dilakukan perusahaan turut membantu pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi pekerja
Kebijakan pemerintah melalui Kimia Farma yang memberlakukan vaksinasi berbayar senilai Rp879.140 untuk dua dosis bagi individu atau perorangan dinilai membebani dan bahkan memeras rakyat.
Foxconn Taiwan dan TSMC mengklaim telah mencapai kesepakatan untuk membeli 10 juta dosis vaksin Covid-19 asal Jerman, BioNTech SE. Pembelian itu memakan biaya hingga US$350 juta.
Kondisi ini diperburuk oleh menipisnya ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di beberapa wilayah yang berstatus sebagai zona merah.
Dorongan vaksin itu mendapat tanggapan cepat dari Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) AS dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dengan mengatakan bahwa orang Amerika tidak membutuhkan booster saat ini.
Ketua Pengurus YLKI Tulus Abadi mengatakan program vaksinasi berbayar tidak etis dan harus ditolak.
Kesehatan dan keselamatan keluarga dan karyawan merupakan hal utama bagi Toyota.
Kini, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperluas akses Vaksinasi Gotong Royong untuk individu/perorangan.
Kecepatan dan keberhasilan dari vaksinasi Covid akan sangat menentukan upaya pemulihan ekonomi nasional.
Tingkat penularan virus korona yang berlangsung sangat cepat belakangan ini, harus dihadapi dengan upaya-upaya pencegahan yang cepat pula.