Proyek CPEC yang ditandatangani pada 2014 lalu adalah salah satu inisiatif ekonomi asing yang paling ambisius milik Beijing.
Lebih dari 30 perwakilan lembaga keuangan Korea Utara beroperasi di negara-negara asing, termasuk Rusia dan China.
Gratifikasi itu dalam bentuk berbagai mata uang asing. Sejumlah penerimaan gratikasi juga melalui berbagai rekening dan ATM Bank.
Bahkan, Kota Kuala Lumpur dinobatkan sebagai kota ramah bagi ekspatriat (warga negara asing atau WNA).
Pemimpin tertinggi negara tersebut menyebut pembelajaran bahasa asing di sekolah dasar membuka jalan menuju invasi budaya barat.
Padahal sebelumnya investor asing hanya boleh memiliki 49 persen dari total saham.
Dalam sebuah keterangan resmi, Apple menyatakan bahwa seluruh perangkatnya juga terdampak oleh bug asing tersebut.
China akan membuat akses pasar jauh lebih mudah, melindungi hak-hak sah perusahaan asing dan menciptakan lingkungan bisnis yang adil.
Dari jumlah total tersebut, sembilan pelaku di antaranya adalah warga negara asing.