Hasilnya Ahok-Djarot berada di urutan pertama dengan 31,8 % responden memilihnya. Menyusul di belakangnya pasangan Agus-Sylvia dengan dukungan 26,5 %
Mayoritas warga DKI Jakarta menginginkan Pilkada 2017 nanti menghasilkan gubernur baru. Kemanakah pilihan warga DKI yang ingin gubernur baru?
Mayoritas warga DKI Jakarta menginginkan Pilkada 2017 menghasilkan gubernur baru. Ada tiga alasan sentimen warga DKI ingin memiliki pemimpin baru. Apa saja?
Berdasarkan hasil penetilian yang dilakukan oleh LSI, 60,3 persen warga Jakarta menginginkan gubernur baru.
Dengan melibatkan 200 responden yang terdiri dari tokoh masyarakat serta Muspika, PT Pupuk Kujang kembali menggelar Survei Kepuasan Lingkungan 2016.
Pada temuan itu juga dijelaskan bahwa dalam lima bulan terakhir ini popularitas Ahok menurun cukup drastis, yang dalam simulasi terbuka penurunannya mencapai 18%.
Angka-angka yang terlihat di papan survei ternyata tak membuat keder partai pengusung Ahok-Djarot.
Elektabilitas Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengalami penurunan yang cukup tajam. Lalu apakah Ahok bisa bangkit?
Calon Gubernur DKI Jakarta Ahok semakin dijauhi para pemilih dan simpatisan partai pendukung. Apa alasan pemilih meninggalkan Ahok?
Segmen pemilih dari PDI Perjuangan (PDIP) lebih banyak meninggalkan Calon Gubernur DKI Jakarta Ahok.